Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Alasan Dan Cara Yang Benar Ketika Memanggil Nama Tuhan [Kisah Para Rasul 2:21]

Ayat peralel renungan hari ini tertulis juga dalam kitab Amsal 18:10; "nama Tuhan adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat".

2 ayat ini cukup meneguhkan hati kita agar dalam perjalanan hidup kita, terutama di saat menghadapi segala persoalan dan kesulitan, selaku orang percaya kita harus senantiasa belajar untuk berseru dan mengandalkan Tuhan. 

Nas hari ini mengingatkan kita kembali bahwa, “Barang siapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.” Artinya, dengan memanggil dan berseru kepada nama Yesus, maka apapun yang kita hadapi dalam hidup ini akan dapat diselesaikan dengan baik. 

Daud selaku pemazmur juga mengatakan, “Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu, karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku. Sungguh Engkau telah menjadi tempat perlindunganku, menara yang kuat terhadap musuh.” 

Jadi, apapun yang anda hadapi di dalam perjalanan hidup, yakinlah bahwa ada batu, dan benteng perlindungan yang melebihi kekuatan anda dan kekuatan dunia, yaitu Tuhan Allah Maha Kuasa Sang Sumber kekuatan yang sejati, dan tidak terbatas. 

a. Kuasa yang terjadi kala memanggil nama Tuhan

Kalau mau jujur, tentu tidak terhitung banyaknya orang yang telah diselamatkan dari tantangan, kesulitan dan tekanan hidup yang berat oleh karena iman mereka, dengan cara berseru kepada Yesus. 

Ada banyak orang yang telah disembuhkan dan diselamatkan, serta dimerdekakan oleh iman. Seruan dan doa di dalam satu Nama yang mengatasi segala nama, dan segala kuasa yang ada di langit dan di bumi, yaitu nama Yesus. 

Bagi orang yang percaya dan beriman tidak ada sesuatupun yang tidak mungkin, sebab ada kuasa dan kekuatan yang besar dari nama Yesus. Menyebabkan semua hal bisa terjadi. 

Jadi, apa yang dikatakan oleh nas hari ini adalah suatu kebenaran yang mutlak, dan harus diimani dan dipercayai. Sebagai contoh ada banyak orang yang mengalami sakit dan secara medis tidak ada harapan lagi untuk disembuhkan. 

Namun melalui iman dan seruan mereka memanggil nama Yesus, sebagaimana diamanatkan oleh Alkitab, maka mukzizat terjadi bagi mereka. Kemudian kondisinya berubah pulih kembali. Sungguh melebihi akal, pikiran, perkiraan dan logika manusia!.

b. Alasan tetap memanggil nama Tuhan

Kita juga percaya dan mengimani firman Tuhan yang mengatakan bahwa, “Apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat” (1 Kor. 1:27). 

Oleh karena itu, ketika kita menemukan jalan buntu dan tidak tahu apa yang harus kita perbuat, berserulah dan panggillah nama Yesus. Ketika kita berbeban berat dan merasa hidup ini sia-sia dan hampa, maka panggillah nama Yesus. 

Memang Iblis, si jahat, tidak menginginkan kita untuk memanggil nama itu. Sama seperti ketika para rasul membertitakan Injil maka orang-orang Farisi dan Saduki memerintahkan untuk tidak menyebut nama Yesus dalam pemberitaan mereka. 

Tetapi para rasul tetap percaya kepada pertolongan di dalam nama Tuhan, dan mengatakan bahwa tanpa Nama itu maka mereka dan pemberitaannya tidak akan memiliki kekuatan. Sebab hanya di dalam nama Yesus semua makhluk akan bertekuk lutut dan menyembah Dia. 

Oleh sebab itu, marilah kita dalam perjalanan hidup yang semakin berat dan penuh pergumulan ini, semakin bersandar dan berseru kepada nama Tuhan Yesus. Karena hanya dengan Nama itulah kita telah diselamatkan, dan akan tetap diselamatkan dari segala pergumulan hidup menuju kehidupan yang kekal. 

- Lampiran nas renungan

Kisah Para Rasul 2 ayat 21: “Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan". Amin.

Posting Komentar untuk "Alasan Dan Cara Yang Benar Ketika Memanggil Nama Tuhan [Kisah Para Rasul 2:21]"